Terapi Non-invasif untuk Peremajaan Kulit

5 Juli 2019 | Verifikator Name

Radiofrekuensi Monopolar

 

Ingin merasakan sebuah sensasi rileksasi ala pelayanan spa untuk peremajaan kulit dengan hasil mendekati pisau bedah? Alat yang bekerja dengan system radiofrekuensi monopolar, mampu melakukannya. Yuk dicoba!

Di jaman serba sibuk dan serba instan seperti sekarang ini, banyak orang yang mendambakan sebuah prosedur perawatan yang tidak menyakitkan, tidak memilliki downtime, namun hasil yang hampir mendekati sebuah prosedur pembedahan. Mereka yang begitu concern terhadap penampilan pun berusaha mencari sebuah prosedur perawatan peremajaan kulit yang mengandalkan teknologi canggih dengan tingkat keamanan maksimal dan hasil yang dapat langsung terlihat, sekaligus dapat dinikmati dalam kurun waktu satu sampai dua minggu ke depan. Dengan teknologi radiofrekuensi monopolar, semua keinginan di atas dapat dicapai dengan mudah.

art2

Penuaan, Masalah setiap orang

Siapapun dia, pria maupun wanita, baik kulit wajah maupun tubuh lainnya, akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Saat usia mulai menua, kulit akan menjadi kering, tidak elastis, luka semakin sulit sembuh dan membekas, serta mudah terganggu cuaca maupun kondisi psikologis.

Berbagai teknologi yang mampu menahan ataupun memperlambat bahkan menyamarkan semua tanda-tanda penuaan, akan terus dicari oleh para ilmuwan dan diburu oleh para pasien. Namun dengan mengikuti arahan seorang dokter ahli di bidang perawatan kulit maupun bedah estetik, maka pasien akan mampu memilih teknik yang tepat.

“Saya selaku dokter ahli di bidang bedah plastik, tentu tidak mungkin menggiring semua pasien yang datang untuk di bedah, bukan? Tidak jarang pasien ini berada tepat di tengah dua pilihan; dibedah atau tidak. Ber- mula dari keinginan seorang sahabat yang meminta pada saya untuk mencari teknologi yang mampu menjembatani pasien yang berada pada pilihan tadi,” terang Dr. Irena Sakura Rini, MARS-SpBE-RE dari klinik Casa Lovina.

art3

INDIBA : Hasil sudah terlihat sejak sesi pertama

Menurut dokter yang akrab disapa dengan Dr. Ira ini, dalam perjalanannya berpraktik di bidang bedah plastik rekonstruksi selama hampir 10 tahun ini, pasien yang datang dengan keyakinan bulat dan mantap untuk dibedah hanyalah 20-30 persen saja, sisanya akan memilih cara sedemikian rupa agar hasil optimal tetapi tidak mau dibedah.

“Banyak kasus yang memang saat penanganannya, akan di pisah, apakah memang layak untuk dilakukan sebuah prosedur operasi atau tidak, baik karena kondisi fisik atau waktunya belum pas. Pada titik inil tidak ada salahnya kita siapkan suatu teknik yang menjembatani kedua kondisi di atas. Indiba adalah salah satu terapi anti-aging yang sangat populer di klinik Casa Lovina yang saat ini saya

pimpin. Sesuai dengan cara kerja radiofrekuensi monopolar yang ada pada alat Indiba, maka hasil instan yang bisa langsung dilihat pasien sejak sesi pertama perawatan. Kenyataan inilah yang menyebabkan Indiba menjadi pilihan terapi yang diyakini tidak seoptimal pisau bedah namun tetap dapat membuat pasien tampil cantik dan segar. Terapi ini dapat dilakukan satu sampai dua kali seminggu. Untuk menjaga hasilnya tetap bertahan, dapat dilakukan pemeliharaan setiap dua hingga tiga bulan ke depan,” ujar dokter yang akrab disapa dengan Dr. Ira ini lebih rinci.

art4

Berawal dari terapi nyeri dan fisioterapi pada trauma olahraga

Menurut Dr. Ira, sebagai dokter bedah plastik, tentunya ia akan selalu memilih teknologi yang memiliki keamanan tinggi, harga terjangkau dan sudah memiliki pengkajian ilmiah tertinggi (evidence-based). Kehadiran Indiba sendiri berawal dari tujuan untuk terapi nyeri dan fisioterapi pada pasien trauma olahraga, seperti terkilir pada otot, sendi dan nyeri pinggang.

“Dengan manfaat radiofrekuensi monopolar-nya, ternyata alat ini juga memiliki efek rilaksasi, drainase limfatik pada pembengkakan maupun trauma sehingga pasien merasa sangat nyaman seperti layaknya berada di sebuah klinik rilaksasi sekaligus memberi hasil pada pengencangan kulit pembentukan tubuh,” tambah Dr. Ira.

Cara kerja : Pro-Ionic System (Radiofrekuensi 448 KHz)

  • Memperbaiki mobilisasi ion antar sel.
  • Mode Capacitive : menstimulus energi untuk melancarkan drainage limfe
  • Mode Resistive : meningkatkan suhu di target area, sehingga peredaran darah mampu mengangkut oksigen lebih efektif.

art5

Wayan Sunarti : Kulit Kencang, Tidur Nyenyak

Memasuki usia 45 tahun lebih, tentu menjadi ‘warning’ bagi Wayan Sunarti, ibu dua anak yang bekerja di sebuah perusahaan swasta ini. Di usia ini, ia mengaku sudah memiliki beberapa masalah pada kulit wajahnya, seperti kendur, kusam dan mulai terlihat kerutan di sekitar mata. Selain itu, ia juga mengaku memiliki masalah pipi yang chubby.

Demi memiliki kembali kulit wajah yang kencang dan fresh dengan bentuk pipi yang lebih tirus, Wayan pun rela keluar masuk berbagai klinik kecantikan. Ia sudah mencoba berbagai jenis perawatan, mulai dengan hanya mengandalkan produk, sampai perawatan dengan alat berteknologi tinggi.

“Tapi saya tidak pernah merasa puas dengan hasil dari berbagai perawatan tersebut. Beberapa cara perawatan memang cukup memberikan hasil yang signifikan, tapi tidak pernah bertahan lama, dan saya harus terus menerus melakukan perawatannya,” terang Wayan dengan nada sedih.

Beberapa waktu lalu, mencoba sebuah perawatan dengan alat Indiba di klinik Casa Lovina, baru sekali melakukan saja, saya sudah merasakan dan menikmati hasilnya. “Kulit saya terlihat lebih fresh, lebih muda, dan bersih. Pipi juga menjadi lebih tirus dan garis senyum memudar,” aku Wayan sambil menambahkan, dari berbagai jenis perawatan dengan alat yang sudah dilakukannya selama ini, dengan Indiba ternyata jauh lebih nyaman dan aman, karena sama sekali tidak sakit.

“Benar-benar nyaman, karena ternyata panas yang dikeluarkan dari alat Indiba dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan dan ketahanan kulit saya,” katanya sambil tertawa. Yang membuat Wayan kian menyukai perawatan dengan In- diba, ternyata ia merasakan manfaat lain dari perawatan tersebut. “Tidur saya menjadi lebih nyenyak. Dan menurut dokter, hal ini disebabkan karena sirkulasi darah saya juga lancar setelah perawatan dengan Indiba,” tambah Wayan.

Kini, meski baru dua kali melakukan perawatan, tapi Wayan semakin merasakan manfaatnya. Tak heran jika ia pun berencana untuk melakukannya sanpai enam kali atau berapa saja yang dibutuhkan oleh kulitnya.

art6

INDIBA Radiofrekuensi dengan proionic system

Teknologi radiofrequency yang ada pada alat indiba bukanlah radiofrequency biasa yang banyak digunakan pada alat-alat kedokteran estetik lain. Pada indiba radiofrequency yang digunakan adalah system proionic. Apa kelebihannya ?

Menurut Emmy Noviawati, Director Marketing PT. Regenesis Indonesia, distributor alat indiba di Indonesia,  Proionic System merupakan sebuah sistem yang mampu menghasilkan frekuensi sebesar 448KHz yang tidak dapat dicapai oleh alat radiofrequency lain. Proionic System sendiri memberikan tiga benefit, yaitu proionic effect dan proionic effect dengan mikrosirkulasi untuk menyeimbangkan aliran darah dan oksigan agar menjadi lancar, serta efek hyper thermal untuk mempercepat regenerasi sel-sel.

“Dengan frekuensi yang dimilikinya, Indiba akan mampu bekerja pada sel-sel yang paling dalam. Tapi pertama-tama yang akan dilakukan oleh alat ini adalah menyeimbangkan ion positif dan ion negatif di dalam sel sehingga metabolisme tubuh menjadi lebih baik,” terang Emmy.

Indiba juga bekerja dengan dua teknik atau cara, yaitu restructive dan capacitive. Restructive bertujuan untuk menstimulasi panas di permukaan kulit, sedangkan capacitive akan menstimulasi panas dari dalam. “Dengan dua teknik ini, pasien juga tidak perlu takut akan terjadi over heat di permukaan kulit, efek burn, bahkan efek tersetrum. Dan dengan kedua teknik ini pula, Indiba tidak memerlukan pengukuran dengan thermo gun,” tambah Emmy pula.

Dengan berbagai kemampuannya, Indiba sangat efektif untuk pasien dengan masalah kekenduran kulit, baik di daerah wajah, leher, bahkan tubuh. “Bukan hanya itu, Indiba juga dapat dikatakan sebagai satu-satunya mesin yang dapat digunakan untuk sebelum dan setelah operasi, misalnya tindakan sedot lemak. Perawatan Indiba sebelum sedot lemak, akan membuat lemak di dalam tubuh menjadi mudah disedot karena sudah tidak keras lagi. Sedangkan setelah operasi, perawatan dengan Indiba akan membantu terjadinya lymphatic drainage, sehingga mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit. Clinical study yang sudah dilakukan juga menunjukkan bahwa terapi dengan Indiba dapat menurunkan kadar trygelic,” Emmy menjelaskan lebih detil lagi.

 

Manfaat Bagi Pasien

  • Rasa nyaman, bahkan sampai ingin tidur, karena pada saat perawatan pasien akan lebih rileks dan tenang.
  • Instant result, karena sekali perawatan saja, hasilnya akan langsung terlihat dan terasa.
  • Efek lain dari perawatan yang rutin dilakukan adalah pasien akan mudah tidur dan tidur nyenyak, di mana hal ini tentunya akan memberi manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

 

Manfaat Bagi Dokter

  • Dapat digunakan untuk perawatan wajah (mata, leher, double chin) dan tubuh (perut, paha dan bokong).
  • Jika alat lain tidak dapat digunakan pada payudara, Indiba justru dapat mengencang- kan payudara.
  • Instan result, sehingga membuat puas dan senang.
  • Dapat pula digunakan untuk proses detoksifikasi.
  • Meski stretchmark sulit disembuhkan, namun Indiba mampu menyamarkannya.

 

 

Copyright 2019 Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik